This entry was posted on Thursday, March 5th, 2009 at 11:57 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
IT’S A FASHION PARADE
Bulan Desember 2008 kemarin adalah bulan yang menggairahkan. Dengan bangga, APPMI dan IPPMI menggelar parade fashion show hasil karya anak bangsa.
OVERTURE IN HARMONY
Pekan pertama dimulai dengan Fashion Exploration 2009 “Overture in Harmony” yang digagas oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Acara yang diikuti oleh 58 desainer ini memulai hari pertama dengan peluncuran buku Poppy Darsono merayakan 30 tahun beliau berkarya.
Kategori baju Muslim yang diikuti oleh 10 desainer seperti Iva Lativah, Toera Imara, Lia Afif, Jeny Tjahwati, dan Ida Royani ini menawarkan berbagai warna baru dalam permainan detail, aplikasi, dan motif. Pemakaian kain songket, sutra, sifon menambah mewah keseluruhan koleksi.
Lenny Agustin membuka sesi kedua dengan koleksinya yang ceria dan fun dengan rok balon yang tabrak motif yang dieksplornya. Motif batik yang masih digemari terlihat pada koleksi Afif Syakur dengan warna lembut dan gaya urbani. Koleksi cocktail dress terlihat pada koleksi Susan Zhuang, sedangkan pendekatan unik ala samurai menjadi inspirasi Lia Mustafa kali ini. Hamparan dress yang ringan dan simpel berwarna netral dengan berbagai embelishment logam menjadi andalan Ninik Darmawan. Kebaya-kebaya panjang milik Anne Avantie yang tidak diragukan lagi keanggunannya menjadi pertunjukan penutup di hari pertama.
Hari kedua dimulai dengan Jazz Pasay dengan koleksi bertemakan Asmat. Keragaman budaya nampaknya banyak menjadi inspirasi kali ini, seperti Rudy Liem dengan pengaruh ornamen keramik Cina. Dengan siluet ala 60-an dengan gabungan motif ornamen keramik dengan batik Yogya. Misan memberikan koleksi romantis dan feminim dekoratif dengan pemilihan gaun-gaun bersiluet pas badan. Masih mengikuti garis rancangannya, Oka Diputra mengambil tema “Mile Et Une Fleurs” yang ditampilkan dengan lipatan aplikasi origami dan moullage bunga. Kain tenun katun Bali berpadan sempurna dengan sutra tenun Vietnam dan Thailand untuk menciptakan efek origami.
Pada bagian kotemporer, Eny Ming menampilkan koleksi yang berinspirasikan harmonisasi Zen yang terurbanisasi. Gabungan teknik layering, pleats, dan wrap yang digunakannya menghadirkan koleksi yang simpel dan unik. Malik Moestaram membuat statement kuat dengan koleksinya yang terinspirasikan dari busana matador. Jumpsuit bermotif floral dan berbagai high-waisted pants berbadan seru dengan white skirt dengan aksen ruffles. Sementara itu, Sofie bermain dengan draperi, motif polkadot, dan detail batuan dan bulu burung merak menghasilkan tampilan yang segar.
Giliran kelompok busana malam menunjukkan kebolehannya. Deden Siswanto yang memiliki detail yang excellent mengambil inspirasi dari pertunjukan seni wayang orang dengan masa kejayaan kerajaan Majapahit. Rangkaian dress, two-pieces, dan koleksi lelaki hadir dengan warna mixed blue, emas, dan light grey. Bahan organza, linen, dan printed jacquard melengkapi total look-nya. Acuan look yang chick dan luks diberikan oleh Rudy Chandra dengan koleksinya yang bertemakan Graceful Reminiscence sedangkan Gregorious Vici membawa semangat muda dalam koleksinya dengan gaya bohemian tahun 70-an yang dikemas dalam fun, hip, dan urban.
Desainer lain seperti Harry Ibrahim, Jeany Ang, dan Hengky Kawilarang memberikan sentuhan yang feminim pada gaun malam penuh dengan detail beads. Arena pacuan kuda ternyata dapat mengilhami sebuah tampilan yang chic sekaligus edgy. Defrico Audy dengan tema Equestarian menghadirkan cape, jaket panjang, rok pensil dengan ruffles, dan celana Jodhpur. Tak ketinggalan, horse riding cap, cambuk kuda, dan full beaded gloves menjadi pelengkap. Peragaan busana yang padat selama dua hari itupun berakhir.
THE PERFECT MIXTURE
Tanpa terasa sudah 25 tahun IPMI menjadi salah satu organisasi fashion yang selalu konsisten menjadi salah satu wadah bagi para desainer di Idonesia. Acara akbar ini diadakan di The Hall, Senayan City. Tujuan diadakannya event tahunan ini adalah untuk menampilkan kecenderungan tren fashion di tahun berikutnya melalui proses analisa yang panjang seperti dari lingkungan, sosial, ekonomi maupun global. Diharapkan tren ini dapat menggerakkan produk lokal sebagai tuan rumah di negerinya sendiri. Hari pertama dibuka dengan tema batik yang mengangkat karya beberapa desainer Indonesia yang memmang sudah terkenal dengan sentuhan tradisional modernnya seperti Ghea S. Panggabean. Kali ini karya Ghea berpotongan lipit dengan kain sutra ringan yang dipadukan kain batik tradisoinal Jawa. Sedangkan Barli Asmara hadir dengan ciri khasnya yaitu teknik jahit-sambung dan lekukan ruffle yang juga menjadi salah satu andalannya. Bagi Sofie permainan motif modern dan kain tradisional membuat perpaduan yang menarik dan terlihat modern dengan menyatukan warna terang pada bolero maupun jaket. Sangat mengagumkan melihat perkembangan batik dan kain tradisional sekarang ini sudah sangat maju dan dapat membuat negara bangga akan eksistensi pada keragaman keindahan budaya negeri sendiri.
Peragaan busana pada hari berikutnya tidak kalah menarik. Para designer IPMI yang menggelar karyanya hari itu diantaranya Tri Handoko yang mengusung tema “Slumber Party”. Ia terinspirasi dari kalangan remaja yang mengenakan baju tidur. Potongan longgar yang menjadi sentuhan fresh dari sang designer menjadi tren di tahun 2009. tetap dengan ciri khas Tri Handoko yang simple, clean cut, minimalis dan konstruktif. Beberapa bahan pilihan seperti tafetta, satin, katun motif kotak-kotak dan garis-garis yang memang identik dengan setelan piyama umumnya tetapi dikemas sangat menarik. Koleksi ini hadir dengan olahan warna off-white, krem, rose dan didominasi nuansa abu-abu.
Berbeda halnya dengan designer lainnya, Spous by Priyo Oktaviano lebih menonjolkan shocking color pada koleksinya. Terpilihnya tema “Color Bomb” diangkat sebagai tanda empati pada peristiwa peledakan bom di India beberapa waktu lalu. Banyak ledakan warna yang mencurat sebagai motif print pada busana tersebut, ciri khas Spous selalu menampilkan gaya modern, urban dan edgy, kali ini bergulat dengan permainan warna pada kain sari. Teknik draping dan tie dye menjadi andalan pada rancangannya. Begitu pula Stephanus Hamy yang membuat pandangan para undangan terpukau saat melihat keindahan warna-warni pada deretan busana dengan mengambil siluet tahun 80-an dan potongan longgar yang nyaman.
Untuk koleksi terbaru Denny Wirawan mengambil inspirasi dari buku yang berjudul Maharajas, sebuah tema yang tidak jauh dari kemegahan dan kemewahan busana para maharaja India pada zamannya. Bentuk siluet bervolume besar sengaja diambil untuk mendapatkan kesan mewah dan sentuhan glamor ditampakkan dengan penambahan aplikasi ornamen metal keemasan. Semua olahan busana hadir dalam gaya city look sampai cocktail dress.
Keindahan alam Nusantara menjadi inspirasi Ari Seputra untuk karyanya tahun ini. Print burung merak menjadi ikon pada busana dengan potongan drape ringan dengan detail batu-batuan.
Karya-karya yang ditampilkan cukup mengagumkan dalam pagelaran trend show APPMI dan IPMI tahun ini. Diharapkan acara ini dapat membuat ide kreatif pada industri lainnya untuk dapat bersinergi dan memberikan sumbangsih nyata bagi pada bangsa terutama fashion itu sendiri.







































March 5th, 2009 at 12:14 pm
keren keren….maju terus Indonesia…:sip:
March 5th, 2009 at 12:21 pm
keren baju2nya.
March 5th, 2009 at 1:33 pm
:hiks:
pengin… sayang nggak bisa liat langsung
hidup desainer Indonesia
March 5th, 2009 at 2:07 pm
cantik cantik model na
March 5th, 2009 at 2:18 pm
beuuh..aq baru sadar ternyata dunia fashion indonesia udah sampai segini ya..
March 5th, 2009 at 2:49 pm
gak pernah ngikutin fasion aku..
masih cupu aja aku..
bagus bagus ya..
hehehehe
mbak ini juga ikut ngrancang???
March 5th, 2009 at 4:38 pm
bener2 fantastik :D
March 5th, 2009 at 5:24 pm
:sip: kasih applaus buat fashion designer indonesia yang kreatifnya ngak abis-abis…
dan buat casual cutie yang terus update perkembangannya….
March 5th, 2009 at 7:25 pm
mana kira2 yg cocok dipake tuk blanja ke pasar ya…?:puyeng:
March 5th, 2009 at 7:37 pm
wow… sebuah ajang fashion yang bener2 heboh, mbak cutie. trend busana agaknya akan terus berkembang mengikuti kehendak masyarakat yang mulai peduli terhadap upaya penciptaan citra yang bagus di tengah pergaulan dan komunikasi sosial.
March 5th, 2009 at 11:27 pm
wow.. keren.. :P
sangat kreatif dan mempunyai unsur seni keindahan yg tinggi.
March 6th, 2009 at 12:57 am
wew..ada yang terbuka dan ada yang tertutup ni
March 6th, 2009 at 1:25 am
pengen… dapet pragawatinya eh desainya
March 6th, 2009 at 4:56 am
wah… bajunya keren2…. hiks jadi ngiri pengin punya body gitu :(
March 6th, 2009 at 7:50 am
finally………….di kabulin juga permintaan ku soal design baju buat yg berkerudung..thank’s ya cutie,,,,,
di tunggu mampir baliknya
March 6th, 2009 at 8:13 am
Bagus.. paduan warna2nya seperti syukur atas hidup
Cwe smua ya…
March 6th, 2009 at 8:55 am
semo9a maKin maJu yaa,fashion indonesia..
:sip:
March 6th, 2009 at 9:41 am
wah kayaknya kamu nih seorang pragawati atau seorang yang suka dunia fashion
March 6th, 2009 at 11:10 am
waduuuh kalo liat foto2 gini kok smua bagus2 yaaah hihihi tapi kita pantes ga yaah makenya….ga pede rasanya hehehe…
March 6th, 2009 at 11:22 am
duh, jeng,…update benerrrr sih….:nyembah:
March 6th, 2009 at 2:20 pm
wetz bagus-baagus yah…
March 6th, 2009 at 3:51 pm
tumben poto2nya rada sopan hehe:hihi:
March 6th, 2009 at 6:23 pm
wah… sepertinya tidak ada yang cocok dengan sayaah… :sliwer2:
March 7th, 2009 at 1:46 am
:sip::sip::sip:
March 7th, 2009 at 6:30 am
Wah.. Galmour sekali…:sip:
March 8th, 2009 at 2:23 pm
Wow.. modelnya keren2 euy.. :sip::sip:
March 31st, 2009 at 10:19 am
:love:modelnya keyen-keyen tp ribet-ribet bwngt….
June 4th, 2009 at 6:10 am
wah2 semuanya bagus buanget…:sip:
July 1st, 2009 at 1:20 pm
All the fashion design and indonesia are very beautiful:sip:
July 2nd, 2009 at 5:00 am
:nangis:sebelll gak bisa liat langsung…tapi sumpah..keren abisssssssss
July 18th, 2009 at 1:54 am
Please provide us with addresses and locations or wbs of these designers
Harap menyediakan kami dengan alamat dan lokasi ini desainer